Senin, 16 April 2012

Karina's Dream

aku pemimpi dan sampai kapanpun aku tidak pernah ingin merubah itu
aku merasa nyaman dengan semua mimpi-mimpiku, dari kecil setiap kali aku menginginkan sesuatu aku selalu menghayalkan jika aku sudah memiliki barang itu. tak jarang aku bermonolog hanya untuk mengganggap mimpiku itu "real". aneh, satu kata terpantas untuk menggambarkan diriku. bagaimana pun juga, aku yaa aku. aku gak ingin berubah.
aku, Karina Setiawan Ajie anak bungsu dari Setiawan Ajie. Aku gak suka nuntut ini itu sama ayah atau bunda. aku lebih suka menyendiri. aku lebih suka menuangkan apa pun yang aku rasain lewat tulisan.karena menurut aku, mnulis itu bebas. yaa, ga bisa dilarang ga juga ada aturan-aturan yang memusingkan.aku banget gitu lah.
aku penyendiri, tertutup, tapi aku bukan tipe cewek masa kini yang ga gabung bareng teman. aku punya banyak teman, dan menurut sebagian dari mereka, aku itu asik.
[wait, kayaknya terlalu  panjang nih prolognya. emang ini mau buat apa coba ? gaje gini. oh iyaa, cerpen yaah ?]
ga tau mau cerita apa yang jelas aku mau ceritain satu mimpi aku, yang setelah 3 tahun sejak aku mulai merajut mimpi itu, mimpi itu menjadi nyata dengan sendirinya. sejak saat itulah hidupku menjadi nyata.

Januari 2011
yaa, aku memulai tahun baru ini dengan satu mimpi yang siap aku gauli tiap malamnya. aku mulai dengan yang mungkin saja terjadi. aku baru aja melewati 6 bulan pertama di jenjang pendidikan menengah atas. masa-masa itu, masa-masa kelabilan seorang remaja putri digoda dengan sejuta pesona SMA yang memukau. aku, aku satu diantara sekian ribu siswa SMA yang terpesona dengan gemerlap kilau SMA.
aku bertemu dengan salah satu senior di ekskul yang aku ambil. entah rasa apa yang ada saat itu, aku mulai berani untuk merajut satu tahap mimpi yang akan ku gauli berbulan-bulan ke depan.
Andrio Keyza Bakrie, senior yang entah kenapa menghantui pikiranku berhari-hari. bagaimana awal mulanya aku juga tidak tau yang jelas Key, biasa aku menyapanya di mimpiku mulai sering menghubungiku. mulai dari chat iseng di fb, sms basa-basi sampe nelpon yang mungkin cuma untuk waktu luang. Key ini sebenernya punya pacar loh, cuma yaah namanya juga cowok. lagi ada amsalah sama pacar langung deh nyari gebetan biar kalo putus, ga bener bener sendiri.
nah, dihari ulang tahunnya aku menghabiskan waktu sama sama dia, bareng yang lain juga sih. dia yang care, dia yang baik banget, dia yang ga mau ninggalin aku sendiri, dia yang ga ngebiarin aku di bully sama yang lain itu bener bener buat aku ngefly. bener bener beda ajaa gitu dari sikapnya, cara ngomongnya semuanya lah. pokoknya aku suka banget giitu laah.. dari sini, mimpi yang kurajut mulai memasuki tahap yang bisa dikatakn cukup nekat.
20 januari 2011 02.00
aku yang sudah mulai mengantuk pun terlelap, mungkin juga nyenyak mungkin juga gak. ga berapa lama dering telpon genggamku mengagetkanku. aku terlonjak dan dengan sigap melihat satu nama yang tertera di layr handphone itu "Andrio Keyza Bakrie". sempat sedikit mengumpat di dalam hati, namun itu hilang begitu saja. percakapan yang bisa dikatan tidak singkat itu pun berhasil membuatku tersenyum lebar di dini hari yang kian menenangkan itu.
-on the phone-
key : belum tidur kah kamu ?
aku : udah sih kak, tp bangun lagi nih. ada apa ?
key : ga, kok. cuma pengen nelpon kamu aja
aku : yaa ampun kirain ada apa
key : yaudah cerita cerita aja yaah
aku : mau cerita apa coba kak ? udah malam gini
key : apa aja laaah, rin... yang penting kamu seneng.
aku : ah, kakak bisa aja.
key : kau punya pacar ?
aku : hm, ga ada sih. baru putus. kan kemaren kakak juga tau.
key : oh iya yah. lagi suka sama orang ga ?
aku : kok nanya nya gitu sih ?
key : jawab aja, susah banget kayaknyaaa...
aku : heeem, gimana yaaah iyaa sih... bisa dibilang gitu laah...
key : sama siapa ? sayang sama dia ?
aku : iiihh, apa apaan sih kakak.. tengah malam gini.. kan jadinya maluuu
key : ayoolaah, sama kakak juga cerita dong..
aku : iya, sayang sama dia.. tapi ga bisa kasi tau yaah sama siapa sayangnya
key : kenapa gitu ? kalo sama kakak ? sayang ga ?
aku : hah ? sama kakak ? gimana yaahh.. sayang ssiiih sama kakak
key : kalo cinta ?
aku : aduuh, bingung mau jawabnya gimana..
key : jawab aja, kalo sama kakak cinta ga ?
aku : kalo cinta, gimana kak ?
key : beneran ?
aku : iya, cinta sama kakak
key : kakak juga cinta sama kamu
aku : hah ? kakak yang bener aja ?
key : beneran kok.... udah malam, kamu tidur gih sayang...
aku : heh ? masih ga percaya...
key : udah tidur gih kamunya sayang....
aku : iya kak, iyaaaa...
key : selamat tidur sayaaaang
aku  : malam kakaaaak

yak, nah bisa ngebayangin kaan gimana on the phone itu berlangsung di dini hari. dan sejak saat itu Key mengecap aku sebagai pacarnya. walaupun yaaah, notabene nya pacar rahasia. tapi ga tau kenapa aku senang aja bisa bareng sama dia. yak, hari hari sama dia erlewati gitu aja.. walaupun harus berakhir di meja hijau pembina ekskul, tapi semuanya udah lebih dari cukup buat aku. hubungan aku sama dia sempat bener bener renggang. dan sekali lagi ga tau kenapa bisa baik lagi, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya.
dan perjalanan itu sudah menginjak setahun.

Januari 2012
semua seakan hanya mengulang. mengulang manisnya awal dari kebersamaan kami. mimpi mimpiku tentang Key memang sempat terganti dengan serangkaian mimpi lainnya.namun ketika semua rasa itu kembali hadir dan dia kembali bersikap seperti dulu iya menjatuhkan aku kedlam surganya. mimpiku kembali bergerilya di otakku.

April 2012
mimpiku akan Key jauh, jauh semakin menggila. aku tak tau entah sampai di bab keberapa mimpi itu kini. yang aku tau, di mimpi itu aku sudah menjadi yang halal baginya. dia hanya milikku dan aku hanya miliknya. dia suamiku dan aku istri yang halal baginya. yaa, aku hanya bermimpi, menghayal lebih tepatnya.
tapi siapa yang tau bahwa mimpiku bakal terwujud suatu saat nanti. seperti aku, aku tak tau ini akan menjadi kenyataan, tapi jiwa kepemimpianku menuntunku kejalan yang meyakini bahwa setiap mimpi itu akan menghasilkan suatu senyum yang tak jauh dari mimpi yan pernah terukir.
mimpiku tak terhenti, entah akan selesai di halaman berapa, aku juga tak menegrti.
yang aku tau, mimpi itu sudah sampai disaat yang membahagiakan dimana aku, dia dan keluargaku hidup bersama di lingkungan penuh cinta. aku tak mengerti, kadang aku menangis ketika harus teringat akan kenyataan bahwa dia milik orang lain. tapi, inilah aku. aku seorang pemimpi yang pantang menyerah. ku susun hatiku dan kulanjutkan mimpiku.

Mei 2013
key : udah siapin barang barangnya ?
aku : udah kok, kak tenang aja
key : aku ga sabar untuk menikah denganmu nanti di depan pusara Kekasih
aku : aku lebih *mengecup lembut pipi key*
key : belum muhrim sayang, *merangkulkan tangannya dileherku*
aku : ups, lupa deh... ga sabar sih hehehe yaudah aku siapsiap dulu yah
key : iya sayang

yaaa, ini mungkin akhir dari mimpiku. semua mimpiku jadi nyata setelah sekian tahun sejak aku mulai memutuskan untuk menghayal tentangnya. aku menikah dengannya pada saat kami umrah di bulan Mei 2013.
aku bahagia, sebahagia bahagianya. dia mencintaiku lebih dari apapun. aku yakin dia tidak akan seperti dulu lagi yang selalu toleh kanan kiri. aku yakin dia yang Rabbi tuliskan di Lauhul Mahfuz untuk menjadi suamiku.

suamiku tercinta,
awalnya, aku hanya berani berhayal tentang 'kita'
tak ada sedikitpun curigaku bahwa hal ini akan nyata bagi kita
kau cintaiku jauh lebih dari yang kuharapkan
aku belajar menjadi satu satunya hambamu yang setia
kau lah tuhanku yang tak layak disembah
aku menghamba kepadamu
terima aku dengan senyum dan peluk hangat
walau ku berbuat salah
sambut aku dengan kecup mesra walau peluh
imamku, aku menghamba padamu
aku serahkan jiwa, harta, buah hatiku hanya untukmu
Rabbi pun takkan murka jika aku menghamba padamu
suamiku, izinkan anak anak yang akaan lahir dari rahimku ini memanggilmu 'ayah'
kau lah ayah mereka yang terbaik
kau lah teladan mereka yanng akan mereka contoh
dengan cinta dan kasih sayang, aku menghamba padamu Andrio Keyza Bakrie
kecup dan peluk hangat hambamu
Karina Setiawan Ajie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar