pernah terlintas ga suatu saat bakal pisah jarak sama temen ?
walaupun waktu masih dalam satu kota itu ga tiap hari ketemu, tapi kalo udah beda pulau pasti rasanya beda banget kan ?
iya ga sih ? iya kan ?
jadi, salah ga sih kalo sekarang tibatiba aku sedih, pas inget kalo dalam tiga hari ke depan teman sabangku aku selama 2,5 tahun di smp bakal pergi jauh dalam waktu yang ga sebentar ?
ga salah kan ? wajar kan ?
yaa, itu yang saat ini terlintas di otakku, ketika salah satu wanita yang aku sayangi bakal pergi dalam waktu yang lama dan jarak yang jauh.
kami, ga hanya temen sekedar temen. kami sahabat, yang ga sekedar sahabat. 5 tahun sekelas, 2,5 tahun sebangku, dan beratus jam kebersamaan yang tak terlupakan. ribuan cerita terukir, jutaan tawa menjadi saksi.
yaa, masih bakal ketemu sih. terlalu lebay kalau seperti yang dituliskan diatas. tapi semua itu fakta.
yang jelas, hanya 1 yang bakal hadir RINDU.
di satu kota aja, rindu itu kerap kali datang dan menggerayangi hati kami. apalagi nanti, ketika jarak yang memisahkan sudah tak tertempuh. aduh aduh aduh.
demi suksesnya dia, demi bahagianya dia, aku antar dia dengan senyum dan peluk hangat.
Nadiyya, jangan lupain faza yaaah :)
sukses buat semuanya, jangan lupa pulang :)
harus sehat yah disana. harus bisa jaga diri. :)
belum pergi sih Nadiyyanya, tapi takut ga sempat ngepost :)
Love You Fikrotun Nadiyya, will miss you
We are in same earth, we see the same moon and yeah we are same as human but we create different story. Here, mine. Don't judge it because God does.
Rabu, 18 April 2012
Dreamer's Diary
kadang setiap kali aku baca lagi apa yang ada di blog ini satu pikiran terlintas
"siapa yang nulis ini ?"
"ini tulisan aku ?"
"dapat kata kata kayak gini darimana ?"
intinya ga percaya aja kalo semua yang tertulis disini itu tulisan aku
dan selalu aja pengen tulisan ini dibaca sama orang orang yang kadang emang dituju sama tulisan itu
yaah, walaupun selalu ga PD
takut jelek lah takut ga mutu lah
tapi yang jelas ini lah aku
kadang aku banyak omong tapi kadang lebih banyak diamnya
dalam diam itulah banyak hal absurd terlahir dari otak
ah, itulah dia
kemampuan menulis itu ga bisa ditebak bahkan oleh sang penulis itu sendiri
"siapa yang nulis ini ?"
"ini tulisan aku ?"
"dapat kata kata kayak gini darimana ?"
intinya ga percaya aja kalo semua yang tertulis disini itu tulisan aku
dan selalu aja pengen tulisan ini dibaca sama orang orang yang kadang emang dituju sama tulisan itu
yaah, walaupun selalu ga PD
takut jelek lah takut ga mutu lah
tapi yang jelas ini lah aku
kadang aku banyak omong tapi kadang lebih banyak diamnya
dalam diam itulah banyak hal absurd terlahir dari otak
ah, itulah dia
kemampuan menulis itu ga bisa ditebak bahkan oleh sang penulis itu sendiri
Senin, 16 April 2012
Karina's Dream
aku pemimpi dan sampai kapanpun aku tidak pernah ingin merubah itu
aku merasa nyaman dengan semua mimpi-mimpiku, dari kecil setiap kali aku menginginkan sesuatu aku selalu menghayalkan jika aku sudah memiliki barang itu. tak jarang aku bermonolog hanya untuk mengganggap mimpiku itu "real". aneh, satu kata terpantas untuk menggambarkan diriku. bagaimana pun juga, aku yaa aku. aku gak ingin berubah.
aku, Karina Setiawan Ajie anak bungsu dari Setiawan Ajie. Aku gak suka nuntut ini itu sama ayah atau bunda. aku lebih suka menyendiri. aku lebih suka menuangkan apa pun yang aku rasain lewat tulisan.karena menurut aku, mnulis itu bebas. yaa, ga bisa dilarang ga juga ada aturan-aturan yang memusingkan.aku banget gitu lah.
aku penyendiri, tertutup, tapi aku bukan tipe cewek masa kini yang ga gabung bareng teman. aku punya banyak teman, dan menurut sebagian dari mereka, aku itu asik.
[wait, kayaknya terlalu panjang nih prolognya. emang ini mau buat apa coba ? gaje gini. oh iyaa, cerpen yaah ?]
ga tau mau cerita apa yang jelas aku mau ceritain satu mimpi aku, yang setelah 3 tahun sejak aku mulai merajut mimpi itu, mimpi itu menjadi nyata dengan sendirinya. sejak saat itulah hidupku menjadi nyata.
Januari 2011
yaa, aku memulai tahun baru ini dengan satu mimpi yang siap aku gauli tiap malamnya. aku mulai dengan yang mungkin saja terjadi. aku baru aja melewati 6 bulan pertama di jenjang pendidikan menengah atas. masa-masa itu, masa-masa kelabilan seorang remaja putri digoda dengan sejuta pesona SMA yang memukau. aku, aku satu diantara sekian ribu siswa SMA yang terpesona dengan gemerlap kilau SMA.
aku bertemu dengan salah satu senior di ekskul yang aku ambil. entah rasa apa yang ada saat itu, aku mulai berani untuk merajut satu tahap mimpi yang akan ku gauli berbulan-bulan ke depan.
Andrio Keyza Bakrie, senior yang entah kenapa menghantui pikiranku berhari-hari. bagaimana awal mulanya aku juga tidak tau yang jelas Key, biasa aku menyapanya di mimpiku mulai sering menghubungiku. mulai dari chat iseng di fb, sms basa-basi sampe nelpon yang mungkin cuma untuk waktu luang. Key ini sebenernya punya pacar loh, cuma yaah namanya juga cowok. lagi ada amsalah sama pacar langung deh nyari gebetan biar kalo putus, ga bener bener sendiri.
nah, dihari ulang tahunnya aku menghabiskan waktu sama sama dia, bareng yang lain juga sih. dia yang care, dia yang baik banget, dia yang ga mau ninggalin aku sendiri, dia yang ga ngebiarin aku di bully sama yang lain itu bener bener buat aku ngefly. bener bener beda ajaa gitu dari sikapnya, cara ngomongnya semuanya lah. pokoknya aku suka banget giitu laah.. dari sini, mimpi yang kurajut mulai memasuki tahap yang bisa dikatakn cukup nekat.
20 januari 2011 02.00
aku yang sudah mulai mengantuk pun terlelap, mungkin juga nyenyak mungkin juga gak. ga berapa lama dering telpon genggamku mengagetkanku. aku terlonjak dan dengan sigap melihat satu nama yang tertera di layr handphone itu "Andrio Keyza Bakrie". sempat sedikit mengumpat di dalam hati, namun itu hilang begitu saja. percakapan yang bisa dikatan tidak singkat itu pun berhasil membuatku tersenyum lebar di dini hari yang kian menenangkan itu.
-on the phone-
key : belum tidur kah kamu ?
aku : udah sih kak, tp bangun lagi nih. ada apa ?
key : ga, kok. cuma pengen nelpon kamu aja
aku : yaa ampun kirain ada apa
key : yaudah cerita cerita aja yaah
aku : mau cerita apa coba kak ? udah malam gini
key : apa aja laaah, rin... yang penting kamu seneng.
aku : ah, kakak bisa aja.
key : kau punya pacar ?
aku : hm, ga ada sih. baru putus. kan kemaren kakak juga tau.
key : oh iya yah. lagi suka sama orang ga ?
aku : kok nanya nya gitu sih ?
key : jawab aja, susah banget kayaknyaaa...
aku : heeem, gimana yaaah iyaa sih... bisa dibilang gitu laah...
key : sama siapa ? sayang sama dia ?
aku : iiihh, apa apaan sih kakak.. tengah malam gini.. kan jadinya maluuu
key : ayoolaah, sama kakak juga cerita dong..
aku : iya, sayang sama dia.. tapi ga bisa kasi tau yaah sama siapa sayangnya
key : kenapa gitu ? kalo sama kakak ? sayang ga ?
aku : hah ? sama kakak ? gimana yaahh.. sayang ssiiih sama kakak
key : kalo cinta ?
aku : aduuh, bingung mau jawabnya gimana..
key : jawab aja, kalo sama kakak cinta ga ?
aku : kalo cinta, gimana kak ?
key : beneran ?
aku : iya, cinta sama kakak
key : kakak juga cinta sama kamu
aku : hah ? kakak yang bener aja ?
key : beneran kok.... udah malam, kamu tidur gih sayang...
aku : heh ? masih ga percaya...
key : udah tidur gih kamunya sayang....
aku : iya kak, iyaaaa...
key : selamat tidur sayaaaang
aku : malam kakaaaak
yak, nah bisa ngebayangin kaan gimana on the phone itu berlangsung di dini hari. dan sejak saat itu Key mengecap aku sebagai pacarnya. walaupun yaaah, notabene nya pacar rahasia. tapi ga tau kenapa aku senang aja bisa bareng sama dia. yak, hari hari sama dia erlewati gitu aja.. walaupun harus berakhir di meja hijau pembina ekskul, tapi semuanya udah lebih dari cukup buat aku. hubungan aku sama dia sempat bener bener renggang. dan sekali lagi ga tau kenapa bisa baik lagi, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya.
dan perjalanan itu sudah menginjak setahun.
Januari 2012
semua seakan hanya mengulang. mengulang manisnya awal dari kebersamaan kami. mimpi mimpiku tentang Key memang sempat terganti dengan serangkaian mimpi lainnya.namun ketika semua rasa itu kembali hadir dan dia kembali bersikap seperti dulu iya menjatuhkan aku kedlam surganya. mimpiku kembali bergerilya di otakku.
April 2012
mimpiku akan Key jauh, jauh semakin menggila. aku tak tau entah sampai di bab keberapa mimpi itu kini. yang aku tau, di mimpi itu aku sudah menjadi yang halal baginya. dia hanya milikku dan aku hanya miliknya. dia suamiku dan aku istri yang halal baginya. yaa, aku hanya bermimpi, menghayal lebih tepatnya.
tapi siapa yang tau bahwa mimpiku bakal terwujud suatu saat nanti. seperti aku, aku tak tau ini akan menjadi kenyataan, tapi jiwa kepemimpianku menuntunku kejalan yang meyakini bahwa setiap mimpi itu akan menghasilkan suatu senyum yang tak jauh dari mimpi yan pernah terukir.
mimpiku tak terhenti, entah akan selesai di halaman berapa, aku juga tak menegrti.
yang aku tau, mimpi itu sudah sampai disaat yang membahagiakan dimana aku, dia dan keluargaku hidup bersama di lingkungan penuh cinta. aku tak mengerti, kadang aku menangis ketika harus teringat akan kenyataan bahwa dia milik orang lain. tapi, inilah aku. aku seorang pemimpi yang pantang menyerah. ku susun hatiku dan kulanjutkan mimpiku.
Mei 2013
key : udah siapin barang barangnya ?
aku : udah kok, kak tenang aja
key : aku ga sabar untuk menikah denganmu nanti di depan pusara Kekasih
aku : aku lebih *mengecup lembut pipi key*
key : belum muhrim sayang, *merangkulkan tangannya dileherku*
aku : ups, lupa deh... ga sabar sih hehehe yaudah aku siapsiap dulu yah
key : iya sayang
yaaa, ini mungkin akhir dari mimpiku. semua mimpiku jadi nyata setelah sekian tahun sejak aku mulai memutuskan untuk menghayal tentangnya. aku menikah dengannya pada saat kami umrah di bulan Mei 2013.
aku bahagia, sebahagia bahagianya. dia mencintaiku lebih dari apapun. aku yakin dia tidak akan seperti dulu lagi yang selalu toleh kanan kiri. aku yakin dia yang Rabbi tuliskan di Lauhul Mahfuz untuk menjadi suamiku.
aku merasa nyaman dengan semua mimpi-mimpiku, dari kecil setiap kali aku menginginkan sesuatu aku selalu menghayalkan jika aku sudah memiliki barang itu. tak jarang aku bermonolog hanya untuk mengganggap mimpiku itu "real". aneh, satu kata terpantas untuk menggambarkan diriku. bagaimana pun juga, aku yaa aku. aku gak ingin berubah.
aku, Karina Setiawan Ajie anak bungsu dari Setiawan Ajie. Aku gak suka nuntut ini itu sama ayah atau bunda. aku lebih suka menyendiri. aku lebih suka menuangkan apa pun yang aku rasain lewat tulisan.karena menurut aku, mnulis itu bebas. yaa, ga bisa dilarang ga juga ada aturan-aturan yang memusingkan.aku banget gitu lah.
aku penyendiri, tertutup, tapi aku bukan tipe cewek masa kini yang ga gabung bareng teman. aku punya banyak teman, dan menurut sebagian dari mereka, aku itu asik.
[wait, kayaknya terlalu panjang nih prolognya. emang ini mau buat apa coba ? gaje gini. oh iyaa, cerpen yaah ?]
ga tau mau cerita apa yang jelas aku mau ceritain satu mimpi aku, yang setelah 3 tahun sejak aku mulai merajut mimpi itu, mimpi itu menjadi nyata dengan sendirinya. sejak saat itulah hidupku menjadi nyata.
Januari 2011
yaa, aku memulai tahun baru ini dengan satu mimpi yang siap aku gauli tiap malamnya. aku mulai dengan yang mungkin saja terjadi. aku baru aja melewati 6 bulan pertama di jenjang pendidikan menengah atas. masa-masa itu, masa-masa kelabilan seorang remaja putri digoda dengan sejuta pesona SMA yang memukau. aku, aku satu diantara sekian ribu siswa SMA yang terpesona dengan gemerlap kilau SMA.
aku bertemu dengan salah satu senior di ekskul yang aku ambil. entah rasa apa yang ada saat itu, aku mulai berani untuk merajut satu tahap mimpi yang akan ku gauli berbulan-bulan ke depan.
Andrio Keyza Bakrie, senior yang entah kenapa menghantui pikiranku berhari-hari. bagaimana awal mulanya aku juga tidak tau yang jelas Key, biasa aku menyapanya di mimpiku mulai sering menghubungiku. mulai dari chat iseng di fb, sms basa-basi sampe nelpon yang mungkin cuma untuk waktu luang. Key ini sebenernya punya pacar loh, cuma yaah namanya juga cowok. lagi ada amsalah sama pacar langung deh nyari gebetan biar kalo putus, ga bener bener sendiri.
nah, dihari ulang tahunnya aku menghabiskan waktu sama sama dia, bareng yang lain juga sih. dia yang care, dia yang baik banget, dia yang ga mau ninggalin aku sendiri, dia yang ga ngebiarin aku di bully sama yang lain itu bener bener buat aku ngefly. bener bener beda ajaa gitu dari sikapnya, cara ngomongnya semuanya lah. pokoknya aku suka banget giitu laah.. dari sini, mimpi yang kurajut mulai memasuki tahap yang bisa dikatakn cukup nekat.
20 januari 2011 02.00
aku yang sudah mulai mengantuk pun terlelap, mungkin juga nyenyak mungkin juga gak. ga berapa lama dering telpon genggamku mengagetkanku. aku terlonjak dan dengan sigap melihat satu nama yang tertera di layr handphone itu "Andrio Keyza Bakrie". sempat sedikit mengumpat di dalam hati, namun itu hilang begitu saja. percakapan yang bisa dikatan tidak singkat itu pun berhasil membuatku tersenyum lebar di dini hari yang kian menenangkan itu.
-on the phone-
key : belum tidur kah kamu ?
aku : udah sih kak, tp bangun lagi nih. ada apa ?
key : ga, kok. cuma pengen nelpon kamu aja
aku : yaa ampun kirain ada apa
key : yaudah cerita cerita aja yaah
aku : mau cerita apa coba kak ? udah malam gini
key : apa aja laaah, rin... yang penting kamu seneng.
aku : ah, kakak bisa aja.
key : kau punya pacar ?
aku : hm, ga ada sih. baru putus. kan kemaren kakak juga tau.
key : oh iya yah. lagi suka sama orang ga ?
aku : kok nanya nya gitu sih ?
key : jawab aja, susah banget kayaknyaaa...
aku : heeem, gimana yaaah iyaa sih... bisa dibilang gitu laah...
key : sama siapa ? sayang sama dia ?
aku : iiihh, apa apaan sih kakak.. tengah malam gini.. kan jadinya maluuu
key : ayoolaah, sama kakak juga cerita dong..
aku : iya, sayang sama dia.. tapi ga bisa kasi tau yaah sama siapa sayangnya
key : kenapa gitu ? kalo sama kakak ? sayang ga ?
aku : hah ? sama kakak ? gimana yaahh.. sayang ssiiih sama kakak
key : kalo cinta ?
aku : aduuh, bingung mau jawabnya gimana..
key : jawab aja, kalo sama kakak cinta ga ?
aku : kalo cinta, gimana kak ?
key : beneran ?
aku : iya, cinta sama kakak
key : kakak juga cinta sama kamu
aku : hah ? kakak yang bener aja ?
key : beneran kok.... udah malam, kamu tidur gih sayang...
aku : heh ? masih ga percaya...
key : udah tidur gih kamunya sayang....
aku : iya kak, iyaaaa...
key : selamat tidur sayaaaang
aku : malam kakaaaak
yak, nah bisa ngebayangin kaan gimana on the phone itu berlangsung di dini hari. dan sejak saat itu Key mengecap aku sebagai pacarnya. walaupun yaaah, notabene nya pacar rahasia. tapi ga tau kenapa aku senang aja bisa bareng sama dia. yak, hari hari sama dia erlewati gitu aja.. walaupun harus berakhir di meja hijau pembina ekskul, tapi semuanya udah lebih dari cukup buat aku. hubungan aku sama dia sempat bener bener renggang. dan sekali lagi ga tau kenapa bisa baik lagi, bahkan jauh lebih baik dari sebelumnya.
dan perjalanan itu sudah menginjak setahun.
Januari 2012
semua seakan hanya mengulang. mengulang manisnya awal dari kebersamaan kami. mimpi mimpiku tentang Key memang sempat terganti dengan serangkaian mimpi lainnya.namun ketika semua rasa itu kembali hadir dan dia kembali bersikap seperti dulu iya menjatuhkan aku kedlam surganya. mimpiku kembali bergerilya di otakku.
April 2012
mimpiku akan Key jauh, jauh semakin menggila. aku tak tau entah sampai di bab keberapa mimpi itu kini. yang aku tau, di mimpi itu aku sudah menjadi yang halal baginya. dia hanya milikku dan aku hanya miliknya. dia suamiku dan aku istri yang halal baginya. yaa, aku hanya bermimpi, menghayal lebih tepatnya.
tapi siapa yang tau bahwa mimpiku bakal terwujud suatu saat nanti. seperti aku, aku tak tau ini akan menjadi kenyataan, tapi jiwa kepemimpianku menuntunku kejalan yang meyakini bahwa setiap mimpi itu akan menghasilkan suatu senyum yang tak jauh dari mimpi yan pernah terukir.
mimpiku tak terhenti, entah akan selesai di halaman berapa, aku juga tak menegrti.
yang aku tau, mimpi itu sudah sampai disaat yang membahagiakan dimana aku, dia dan keluargaku hidup bersama di lingkungan penuh cinta. aku tak mengerti, kadang aku menangis ketika harus teringat akan kenyataan bahwa dia milik orang lain. tapi, inilah aku. aku seorang pemimpi yang pantang menyerah. ku susun hatiku dan kulanjutkan mimpiku.
Mei 2013
key : udah siapin barang barangnya ?
aku : udah kok, kak tenang aja
key : aku ga sabar untuk menikah denganmu nanti di depan pusara Kekasih
aku : aku lebih *mengecup lembut pipi key*
key : belum muhrim sayang, *merangkulkan tangannya dileherku*
aku : ups, lupa deh... ga sabar sih hehehe yaudah aku siapsiap dulu yah
key : iya sayang
yaaa, ini mungkin akhir dari mimpiku. semua mimpiku jadi nyata setelah sekian tahun sejak aku mulai memutuskan untuk menghayal tentangnya. aku menikah dengannya pada saat kami umrah di bulan Mei 2013.
aku bahagia, sebahagia bahagianya. dia mencintaiku lebih dari apapun. aku yakin dia tidak akan seperti dulu lagi yang selalu toleh kanan kiri. aku yakin dia yang Rabbi tuliskan di Lauhul Mahfuz untuk menjadi suamiku.
suamiku tercinta,
awalnya, aku hanya berani berhayal tentang 'kita'
tak ada sedikitpun curigaku bahwa hal ini akan nyata bagi kita
kau cintaiku jauh lebih dari yang kuharapkan
aku belajar menjadi satu satunya hambamu yang setia
kau lah tuhanku yang tak layak disembah
aku menghamba kepadamu
terima aku dengan senyum dan peluk hangat
walau ku berbuat salah
sambut aku dengan kecup mesra walau peluh
imamku, aku menghamba padamu
aku serahkan jiwa, harta, buah hatiku hanya untukmu
Rabbi pun takkan murka jika aku menghamba padamu
suamiku, izinkan anak anak yang akaan lahir dari rahimku ini memanggilmu 'ayah'
kau lah ayah mereka yang terbaik
kau lah teladan mereka yanng akan mereka contoh
dengan cinta dan kasih sayang, aku menghamba padamu Andrio Keyza Bakrie
kecup dan peluk hangat hambamu
Karina Setiawan Ajie
Jumat, 13 April 2012
Pengemis Cinta
saat ku terombang ambing di laut kehidupan
Kau tawarkan sebuah dermaga untuk ku berlabuh
saat ku di tengah kegundahanku tanpa cinta
Kau tawarkan sebuah cinta sejati menggiurkan
saat ku jatuh terpuruk tanpa penyangga
Kau tawarkan sebuah hati kokoh untuk ku bersandar
saat ku sendiri tak punya siapa siapa
Kau datang membawa segalanya
Kau tawarkan semua yang ku butuhkan
bagaimana bisa aku mengabaikanmu?
bagaimana bisa aku menolakmu ?
tapi apalah dayaku yang tak tau diri ini
Kau datang dengan segalanya pun aku masih bisa mengabaikanmu
Kau tawarkan segala yang menggiurkan pun aku masih bisa jauh darimu
bukan Kau pergi menjauhiku tapi aku, aku yang masih saja selalu menjauh darimu
padahal banyak yang mengemis cinta padamu, tak kau datangi
aku ? aku yang Kau tawari segalanya
tak tau harus disebut apa aku ini
yang aku tau, aku baru mengerti arti hadirmu
aku mencintaimu Kasih
adakah sekali lagi kau tawarkan semua yang telah ku jauhi ?
aku butuhkanmu dan kini aku mengemis padamu
Kau tawarkan sebuah dermaga untuk ku berlabuh
saat ku di tengah kegundahanku tanpa cinta
Kau tawarkan sebuah cinta sejati menggiurkan
saat ku jatuh terpuruk tanpa penyangga
Kau tawarkan sebuah hati kokoh untuk ku bersandar
saat ku sendiri tak punya siapa siapa
Kau datang membawa segalanya
Kau tawarkan semua yang ku butuhkan
bagaimana bisa aku mengabaikanmu?
bagaimana bisa aku menolakmu ?
tapi apalah dayaku yang tak tau diri ini
Kau datang dengan segalanya pun aku masih bisa mengabaikanmu
Kau tawarkan segala yang menggiurkan pun aku masih bisa jauh darimu
bukan Kau pergi menjauhiku tapi aku, aku yang masih saja selalu menjauh darimu
padahal banyak yang mengemis cinta padamu, tak kau datangi
aku ? aku yang Kau tawari segalanya
tak tau harus disebut apa aku ini
yang aku tau, aku baru mengerti arti hadirmu
aku mencintaimu Kasih
adakah sekali lagi kau tawarkan semua yang telah ku jauhi ?
aku butuhkanmu dan kini aku mengemis padamu
A Love Letter
wahai orang yang namanya terselip dalam setiap doaku.
aku menyayangimu, tak ubahnya kusayangi diriku sendiri.
aku sikapimu, tak ubahnya ku sikapi suamiku sendiri.
dengarkan lirih untaian kata hatiku untukmu, wahai orang yang ku harap menjadi imamku kelak.
aku sayang kamu, aku cinta kamu.
walaupun cintaku padamu tak lebih dari cintaku pada Tuhanku.
aku ingin memilikimu.
aku ingin menjadi tempatmu berbagi tawa, senyum, tangis dan derita.
aku ingin menjadi yang pertama nikmati senyummu, dengar sapaan mesramu di setiap awal hariku.
mungkin aku tak layak dan tak baik untukmu, wahai orang yang akan menjadi ayah bagi anak anakku
namun ku yakin aku bis menjadi yang terbaik bagimu dan kamulah yang terbaik untukku
maafku ku sampaikan jika terselip salah dalam kebersamaan kita.
kembalikan kepercayaanmu padaku
dan aku akan menjaganya seperti aku menjaga jiwa serta hatiku, wahai yang kucintai suaranya.
aku menyayangimu, tak ubahnya kusayangi diriku sendiri.
aku sikapimu, tak ubahnya ku sikapi suamiku sendiri.
dengarkan lirih untaian kata hatiku untukmu, wahai orang yang ku harap menjadi imamku kelak.
aku sayang kamu, aku cinta kamu.
walaupun cintaku padamu tak lebih dari cintaku pada Tuhanku.
aku ingin memilikimu.
aku ingin menjadi tempatmu berbagi tawa, senyum, tangis dan derita.
aku ingin menjadi yang pertama nikmati senyummu, dengar sapaan mesramu di setiap awal hariku.
mungkin aku tak layak dan tak baik untukmu, wahai orang yang akan menjadi ayah bagi anak anakku
namun ku yakin aku bis menjadi yang terbaik bagimu dan kamulah yang terbaik untukku
maafku ku sampaikan jika terselip salah dalam kebersamaan kita.
kembalikan kepercayaanmu padaku
dan aku akan menjaganya seperti aku menjaga jiwa serta hatiku, wahai yang kucintai suaranya.
HUBBY
kala hening malam, lembut semilir angin membelai wajahku manja
kala hening malam, wajahMu yang tercinta terpatri di pelupuk mata
tak bisa kuenyahkan bayangMu, tak bisa ku abaikan arti hadirMu
walau ku tau, tak jarang ku acuhkanMu
Kasih, sentuh hatiku
rasakan detak denyut nadi yang mengalir membawa namaMu dalam darahku
hela nafasku terukir namaMu
sikap nakalku, tak membuatMu berhenti mencintaiku
Kau rangkul aku dalam dekap hangat tak terganti
senyum hangat, sorot mata teduh menenangkan
cinta yang mengalir dari setiap aksara yang Kau ucapkan
aku bukan Chairil Anwar sang pujangga
aku juga bukan Isaac Newton sang ahli
aku ? yaa hanya aku
gadis labil, pendamba cinta, pecintaMu, hamba Allah yang belum menghamba
gadis hina berlumur dosa dan salah
gadis yang belajar bagaimana untuk kembali menjadi "suci"
yaa aku.A.K.U
hanya tiga huruf tak berarti
debu debu yang bertebaran setiap kali Kau tak ada disisiku
gadis gadis gundah tak tentu arah setiap kali aku kehilangan jejakMu
balita balita yang merengek tak tau jalan pulang setiap kali aku terpuruk jatuh tanpaMu
kala hening malam, wajahMu yang tercinta terpatri di pelupuk mata
tak bisa kuenyahkan bayangMu, tak bisa ku abaikan arti hadirMu
walau ku tau, tak jarang ku acuhkanMu
Kasih, sentuh hatiku
rasakan detak denyut nadi yang mengalir membawa namaMu dalam darahku
hela nafasku terukir namaMu
sikap nakalku, tak membuatMu berhenti mencintaiku
Kau rangkul aku dalam dekap hangat tak terganti
senyum hangat, sorot mata teduh menenangkan
cinta yang mengalir dari setiap aksara yang Kau ucapkan
aku bukan Chairil Anwar sang pujangga
aku juga bukan Isaac Newton sang ahli
aku ? yaa hanya aku
gadis labil, pendamba cinta, pecintaMu, hamba Allah yang belum menghamba
gadis hina berlumur dosa dan salah
gadis yang belajar bagaimana untuk kembali menjadi "suci"
yaa aku.A.K.U
hanya tiga huruf tak berarti
debu debu yang bertebaran setiap kali Kau tak ada disisiku
gadis gadis gundah tak tentu arah setiap kali aku kehilangan jejakMu
balita balita yang merengek tak tau jalan pulang setiap kali aku terpuruk jatuh tanpaMu
Kamis, 12 April 2012
Kau Hidup dan Matiku
senyummu semangatku
hangat sapamu lebih dari sekedar peluk hangat yang menenangkan.
tahukah kau betapa aku rpuh tanpamu ?
pernahkah kau tau betapa hancur ketika senyummu bukan untukku
ku sadari aku lebih dari sekedar jauh dari kata sempurna
namun kuyakin dengan sebanyak apapun kekuranganku kau tetap mencintaiku
aku bodoh jika tidak mencintaimu
sikap nakalku, tak pernah berarti
aku tanpamu butiran debu
kembalikan senyumku
kebalikan hangat peluk yang menenangkanku
aku butuh kau cinta
kau hidup dan matiku
hangat sapamu lebih dari sekedar peluk hangat yang menenangkan.
tahukah kau betapa aku rpuh tanpamu ?
pernahkah kau tau betapa hancur ketika senyummu bukan untukku
ku sadari aku lebih dari sekedar jauh dari kata sempurna
namun kuyakin dengan sebanyak apapun kekuranganku kau tetap mencintaiku
aku bodoh jika tidak mencintaimu
sikap nakalku, tak pernah berarti
aku tanpamu butiran debu
kembalikan senyumku
kebalikan hangat peluk yang menenangkanku
aku butuh kau cinta
kau hidup dan matiku
Langganan:
Komentar (Atom)