saat semua datang dan pergi, kau tetap hadir disana
tanpa ekspresi, kaku dan diam
termanguku menatapmu.
akukah yang selalu kau tunggu disimpang itu ?
peluhkah, kuyupkah kau tak perduli.
kau yang selalu menjagaku dari kejauhan
kau yang selalu memperhatikanku dengan caramu
dan kau yang selalu tenangkanku disaat gundah
tapi aku, remaja putri labil yang tak tau diri
selalu saja mengabaikanmu
membiarkan diriku sendiri jatuh dalam jurang yang sama berkali kali
walau kau selalu mengingatkan
walau kau selalu ada
racun racun itu melemahkanku
mengancam bayang semumu
kau semakin jauh dari hayalku, aku semakin beracun
aku jatuh, aku terpuruk
kau tak terlihat
gundah gulana, galau tak menentu hatiku
hingga akhirnya ku sadari kaulah yang kumau
kaulah satu satunya yang terbaik
kaulah satu satunya sumber kekuatanku
kaulah satu satunya penunjuk arah hidupku
kaulah tempatku bersandar
dan kaulah yang layak kucinta
tiada yang lain selain kamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar